5+ Tips Yang Harus Dilakukan Setelah Mencabut Gigi

2 min read

Salah satu solusi terakhir jika gigi sakit adalah dengan mencabutnya. Namun ada saja komplikasi yang dialami setelah mencabut gigi. 

Biasanya, setelah gigi di cabut akan muncul pendarahan, pembengkakan dan nyeri yang membuat anda tidak nyaman dan bahkan dapat mengganggu proses penyembuhan.

Oleh karena itu, ada beberapa tips yang harus dilakukan setelah mencabut gigi yang akan saya ulas di artikel ini.

24 jam pertama setelah gigi dicabut adalah periode yang paling penting untuk mencegah hal-hal seperti diatas terjadi.

Karena pada periode tersebut, gumpalan akan berkembang di wilayah dimana gigi dicabut, yang akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Namun jika tidak, perawatan lanjutan perlu dilakukan hingga 2-3 hari kemudian. Ini biasanya sesuai dengan rekomendasi dokter gigi tempat gigi anda dicabut.

Selain perawatan khusus diatas, penting untuk tidak berolahraga dalam waktu 24 jam pertama untuk menghindari peningkatan pendarahan dan usahakan makan setelah anestesi selesai. Karena bisa menyebabkan anda menggigit pipi, lidah, mulut atau bibir anda sendiri.

5+ Tips Yang Harus Dilakukan Setelah Mencabut Gigi

Lalu apa saja yang harus dilakukan setelah mencabut gigi? Berikut 5 tips yang harus dilakukan setelah mencabut gigi.

1. Untuk menghentikan pendarahan setelah gigi dicabut

Pendarahan adalah salah satu gejala utama yang terjadi setelah gigi dicabut dan biasanya berlangsung beberapa jam.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengendalikan pendarahan kecil ini adalah dengan meletakkan kain kasa bersih di wilayah dimana gigi tersebut dicabut lalu menggigitnya selama 45 hingga 60 menit. Tekanan gigitan yang diberikan dapat membantu menghentikan pendarahan.

Cara ini sebenarnya adalah prosedur standar yang harus dilakukan oleh dokter gigi setelah ekstraksi, karena biasanya mereka harus memberikan kain kasa untuk mencegah pendarahan setelah gigi dicabut. Karena tidak disarankan untuk menggunakan kain kasa di rumah yang tentu saja tidak steril.

Namun, jika perdarahan tetap berlangsung, teh hitam lembab dapat ditaruh di wilayah ekstraksi setidaknya 45 menit setelah ekstraksi.

Teh hitam mengandung asam tanat, suatu zat yang membantu pembekuan darah bisa menghentikan pendarahan lebih cepat.

2. Untuk memastikan penyembuhan

Gumpalan darah yang terbentuk di tempat gigi dicabut sangat penting untuk menjamin bahwa proses penyembuhan alami yang dilakukan gusi sudah benar.

Jadi, seandainya pendarahan berhenti, disarankan untuk melakukan beberapa perawatan tambahan yang bisa membantu menjaga gumpalan gusi ditempat awalnya.

Ada beberapa cara untuk menjaga gumpalan gusi tetap ditempat awalnya, antara lain:

  • Usahakan untuk tidak membilas mulut dengan kencang, menyikat ditempat ekstraksi atau meludah sesering mungkin karena dapat menghilangkan bekuan yang ada didalam gusi.
  • Jangan menyentuh tempat gigi itu berada; baik dengan gigi atau dengan lidah;
  • Kunyah makanan pada sisi mulut yang lain agar tidak mengganggu gumpalan gusi tersebut dan menyisahkan potongan-potongan makanan didalam gumpalan tersebut;
  • Hindari makan makanan yang keras atau panas atau minum minuman panas, seperti kopi atau teh, karena dapat menghilangkan bekuan;
  • Jangan merokok, minum melalui sedotan atau menarik bernafas melalui mulut, karena dapat menghasilkan perbedaan tekanan yang menghilangkan bekuan darah.

5 cara diatas sangat penting untuk dilakukan dalam selama 24 jam pertama setelah gigi dicabut, namun, perawatan ini dapat diperpanjang selama 3 hari pertama untuk menjamin proses penyembuhan.

3. Cara mengurangi pembengkakan setelah gigi dicabut

Selain pendarahan, biasanya akan ada pembengkakan pada gusi dan wajah di daerah sekitar gigi dicabut.

Untuk mengurangi pembengkakan ini ada baiknya anda mengompresnya dengan es batu di wilayah tempat pembengkakan terjadi atau dimana gigi yang baru saja dicabut itu berada. Prosedur ini dapat diulang setiap 30 menit, atau 5 – 10 menit sekali.

Tips Yang Harus Dilakukan Setelah Mencabut Gigi

Pilihan lain adalah makan es krim, tetapi usahakan agar tidak makan berlebihan, terutama jenis es krim yang mengandung banyak gula karena berbahaya untuk kesehatan gigi.

Karena itu, setelah makan es krim juga disarankan untuk mencuci mulut. Boleh juga untuk menyikatnya asalkan jangan tidak menyentuh wilayah dimana gigi baru dicabut.

4. Cara menghilangkan rasa sakit setelah gigi dicabut

Nyeri sangat sering terjadi selama 24 jam pertama, tetapi biasanya nyeri yang dirasakan itu bervariasi dari satu orang dengan orang lain.

Pada sebagian besar kasus, dokter gigi memberikan obat analgesik atau anti-inflamasi seperti ibuprofen atau acetaminophen, yang bisa meredakan rasa sakit gigi tetapi harus dengan resep yang sesuai.

Selain itu, perlu juga untuk dilakukan perawatan tambahan yang mungkin bisa menghentikan pendarahan dan mengurangi pembengkakan, juga mungkin untuk mengurangi tingkat rasa sakit, sehingga bisa menghindari penggunaan obat-obatan lain.

5. Cara menghindari infeksi setelah gigi dicabut

Mulut adalah wilayah dimana sebagian besar kotoran dan bakteri berada. Oleh karena itu, setelah gigi dicabut, usahakan untuk selalu berhati-hati saat makan atau minum atau mungkin saat berbicara untuk menghindari kemungkinan infeksi.

Beberapa cara paling umum untuk menghindari infeksi setelah gigi dicabut adalah:

  • Sikat gigi selalu setelah makan. Jangan sikat gigi di wilayah dimana gigi baru saja dicabut;
  • Usahakan jangan merokok, karena bahan kimia dalam rokok dapat meningkatkan risiko terkena infeksi didalam mulut.
  • Bilas dengan air dan garam 2 sampai 3 kali sehari dan usahakan ini dilakukan setelah 12 jam pertama gigi dicabut, untuk menghilangkan bakteri berlebihan didalam mulut.

Dalam beberapa kasus, untuk menghindari infeksi pada gigi, dokter gigi akan memberikan antibiotic dan penggunaannya bisa sampai gigi benar-benar sembuh. Penggunaan antibiotik diluar dari resep dokter sangat tidak disarankan.

Nah demikian artikel tentang 5 Cara yang Harus Dilakukan Setelah Mencabut Gigi. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *